Uang Rupiah Pecahan 1.000 - 10.000

Bagi Peruri, kepuasan pelanggan merupakan salah satu hal yang mutlak dan indikator keberhasilan perusahaan. Untuk itu Peruri selalui mengembangkan tingkat pengamanan yang melekat pada setiap produk, mulai dari kertas, desain, tinta bahkan teknik cetak uang. Masyarakat umum biasanya hanya mengenal fitur pengamanan yang kasat mata, padahal banyak fitur pengamanan tidak kasat mata yang hanya bisa dilihat dengan alat bantu maupun penelitian laboratorium forensik.   

Uang Kertas Pecahan Rp. 1.000

Tahun Emisi  2000
Ukuran  141 mm x 65 mm
Deskripsi Uang kertas pecahan Rp. 1.000 memiliki gambar utama tokoh Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura dengan bagian belakang Pulau Maitara dan Tidore dengan dominasi warna hijau dan biru. Uang pecahan ini memiliki beberapa unsur pengamanan berupa tanda air bergambar pahlawan nasional, benang pengaman, dan visible ink yang akan memendar dengan bantuan alat.

 

Uang Kertas Pecahan Rp. 2.000

Tahun Emisi  2009
Ukuran  141 mm x 65 mm
Deskripsi

Uang kertas pecahan Rp. 2.000 memiliki gambar utama tokoh Pahlawan Nasional Pangeran Antasari dengan bagian belakang tarian adat dayak. Dengan dominasi warna abu-abu, uang pecahan ini memiliki beberapa unsur pengamanan berupa tanda air bergambar pahlawan nasional, benang pengaman, dan visible ink yang akan memendar dengan bantuan alat.

 

Uang Kertas Pecahan Rp. 5.000

Tahun Emisi  2001
Ukuran  143 mm x 65 mm
Deskripsi

Uang kertas pecahan Rp. 5.000 yang memiliki dominasi warna hijau dan coklat dengan gambar utama tokoh pahlawan nasional asal Provinsi Aceh Tuanku Imam Bondjol sedangkan pada bagian belakang terdapat gambar pengrajin tenun. Unsur pengamanan yang terdapat pada pecahan ini yaitu: tanda air bergambar Cut Nyak Meuthia yang akan terlihat apabila diterawang, tulisan mikro bertulisakan “Bank Indonesia” yang akan terlihat hanya dengan alat bantu dan benang pengaman yang tertanam di dalam kertas yang akan memendar dibawah sinar UV.

 

Uang Kertas Pecahan Rp. 10.000

Tahun Emisi  2005
Ukuran  145 mm x 65 mm
Deskripsi

Uang Kertas Pecahan Rp. 10.000 memiliki dominasi warna ungu kebiruan dengan desain gambar utama tokoh pahlawan nasional Sultan Mahmud Badaruddin II sedangkan pada bagian belakang rumah adat limas berasal dari daerah Palembang. Unsur pengaman yang terdapat pada uang pecahan ini salah satunya yaitu Rainbow Printing dimana dalam satu bidang tertentu dapat berubah warna apabila dilihat dengan sudut tertentu.