Siaran Pers

Peran Peruri Cetak Uang NKRI

19 January 2017

SIARAN PERS

Nomor : 02/PR-PERURI/I/2017

 

Peran Peruri Cetak Uang NKRI

 

Karawang, 18 Januari 2017 - Sehubungan dengan peran Peruri di dalam mencetak uang NKRI, perlu kami informasikan bahwa berdasarkan Undang Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang Pasal 14 dinyatakan bahwa pencetakan Rupiah dilakukan oleh Bank Indonesia dan pencetakan tersebut dilaksanakan di dalam negeri dengan menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Guna operasionalisasi atas UU tersebut, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2006 tentang Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) dengan penugasan mencetak uang Rupiah/NKRI, pita cukai, dokumen keimigrasian, meterai dan buku pertanahan. "PP ini merupakan amanat yang harus dilaksanakan oleh manajemen Peruri dengan penuh tanggung jawab. Kami telah menjalankan pencetakan uang Rupiah - sekarang uang NKRI - sejak perusahaan ini berdiri pada 1971. Kami bangga bisa menjalankan tugas negara tersebut dengan baik", demikian Prasetio, Direktur Utama menjelaskan.

Terkait dengan isu pencetakan uang NKRI dan sesuai dengan penugasan dari Bank Indonesia, kami ingin menjelaskan sekali lagi bahwa Peruri adalah satu-satunya BUMN yang mencetak uang NKRI. "Tidak ada perusahaan manapun di Indonesia yang mampu mencetak uang NKRI, kecuali Peruri. Jadi isu yang berkembang selama ini, sama sekali tidak benar. Saya persilahkan rekan-rekan media melihat proses pencetakan tersebut secara langsung dengan prosedur ketat yang harus dilalui. Tingkat sekuriti kami sangat tinggi, tidak setiap orang bisa masuk ke Kawasan Produksi Peruri di Karawang. Peruri adalah Obyek Vital Nasional, segalanya dilakukan secara hati-hati dengan tanggung jawab yang sangat tinggi,

Sebagai BUMN dengan tugas khusus untuk mencetak security document seperti yang sudah dijelaskan di atas, Peruri sangat menjaga kualitas, skill dan kompetensi. Kami mempunyai sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidangnya dan hingga saat ini kami mampu menjalankan penugasan dengan baik. Di dalam merealisasikan visi sebagai world class company, kami bekerja berdasarkan perusahaan dengan standar kelas dunia seperti yang digambarkan di dalam diagram di bawah ini:

 

 

 Kami menyadari bahwa belum sepenuhnya standar kelas dunia itu terpenuhi tetapi hampir semua kriteria sudah mendekati kepada pencapaian itu. "Kami yakin pada 2021 sesuai Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP)  2017 - 2021 standar kelas dunia tersebut akan tercapai", kata Prasetio. Hingga Desember 2016 Peruri mempunyai karyawan organik hingga posisi akhir Desember 2016 sebanyak 2.047 orang dengan komposisi pendidikan 2,68% S2, 19,88% S1, 5,86% D3 dan 71,5% SLTA ke bawah. Ini komposisi yang belum terlalu ideal dan kami terus melakukan perbaikan-perbaikan di bidang penataan SDM. 

Membidik Bisnis Digital & Pasar Internasional  

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin global dan tuntutan gaya hidup masyarakat, Peruri juga mulai mengembangkan bisnis digital maupun pasar internasional. Rencana 5 (lima) tahun ke depan (2021), proporsi pendapatan harus menunjukkan perubahan yang signifikan dengan asumsi kontribusi dari pendapatan bisnis konvensional/cetak NKRI 59%, bisnis internasional 9% dan bisnis digital 32%. Itu adalah rute Peruri ke depan sebagai upaya untuk mewujudkan visi sebagai perusahaan kelas dunia di bidang integrated security printing & system. "Melihat potensi yang sangat besar untuk melaksanakan tugas sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2011 dan PP 32 Tahun 2006 dan pengembangan bisnis di bidang digital security, kami yakin Peruri akan menjadi BUMN yang mampu bersaing di pasar regional/global", kata Prasetio.

Sejak 2012 hingga prognosa 2016 pertumbuhan rata-rata bisnis Peruri per-tahun adalah 22%, artinya secara bisnis perusahaan ini terus tumbuh positif. Terkait Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP) 2017, proyeksi pendapatan juga akan naik signifikan  di atas 50 % dibandingkan tahun lalu dari kontribusi cetak uang NKRI dan security document yang lain.

Kontribusi pendapatan antara pencetakan uang NKRI dengan non-uang NKRI mulai berimbang (50 : 50) dan kami mentargetkan kontribusi dari pendapatan dari non-uang semakin besar, termasuk dari bisnis digital dan pasar internasional. "Sumbu utama bisnis Peruri tetap mencetak uang NKRI, kami adalah pelaksana tugas Bank Indonesia dilengkapi dengan portofolio bisnis lainnya. Kami harus terus maju karena kompetensi karyawan, pengembangan bisnis, struktur & sistem serta kultur/budaya baru terus dikembangkan", demikian Prasetio.

Di kancah domestik, pada 2016 Peruri beberapa kali mendapatkan apresiasi terhadap pencapaian atau program yang dilakukan oleh Peruri, yaitu: (1) Penghargaan Anugerah BUMN 2016 untuk kategori The Best BUMN in Innovation dan The Best CEO in Leading Change (Memimpin Perubahan) versi majalah BUMN Track; (2) Penghargaan Branding and Marketing Awards 2016 untuk kategori The Best Product Development dan The Best CEO in Branding Initiative versi majalah BUMN Track; (3) Penghargaan CSR Awards 2016 untuk kategori Pemberdayaan Ekonomi versi majalah Sindo Weekly dan Koran Sindo; (4) Penghargaan Infobank Golden Award 2016 untuk kategori BUMN kategori industri non-keuangan yang berpredikat sangat bagus atas kinerja keuangan selama tahun 2015 versi majalah Infobank.

 

 

Dikeluarkan oleh      : Corporate Secretary / Biro Komunikasi Perusahaan Peruri

Contact Person(s)    : Eddy Kumia, Head of Corporate Secretary (021-7395000 ext 1121)

                              : Siwi Widjayanti, Kepala Biro Komunikasi Perusahaan (08128527574)